7 #AksiSehatCeria untuk Hidup Bahagia dan Bermakna

SponsordLeave a Comment on 7 #AksiSehatCeria untuk Hidup Bahagia dan Bermakna

7 #AksiSehatCeria untuk Hidup Bahagia dan Bermakna

Teman sehat, pernah dengar istilah sehat itu mahal? Kok bisa ya? Padahal kalau sakit justru akan lebih mahal, karena biaya berobat cukup tinggi. Periksa ke dokter, membeli obat, belum lagi kalau sakitnya mengharuskan rawat inap di rumah sakit, sudah berapa rupiah yang keluar, coba Teman Sehat? Anggapan ini akan keluar ketika seseorang merasa sehat-sehat saja.

Coba sekali waktu sakit, di masa-masa sakit pasti akan merasakan bahwa sehat benar-benar mahal. Mahal di sini bukan hanya mengenai biaya ya, Teman Sehat. Kenikmatan selama sehat pun bisa disangkutpautkan dengan maksud mahal tadi; nikmat bebas beraktivitas, nikmat produktif melakukan apapun, dan masih banyak kenikmatan hidup lain yang jika dibandingkan dengan kondisi sakit akan terasa mahal sekali harganya.

Kesehatan sudah seperti ujung tombak agar hidup berjalan baik sebagaimana mestinya. Selagi sehat walafiat, tidak ada salahnya dong, untuk menjaga agar tidak sakit. Karena ada istilah yang bilang bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Bagaimana nih Teman Sehat agar bisa menjaga kesehatan? Salah satunya Teman Sehat bisa menerapkan pola hidup sehat. Apa saja yang bisa Teman Sehat bisa lakukan untuk menerapkan pola hidup sehat? Mari kita bahas satu-satu.

 

  1. Melakukan Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik bertujuan untuk mengimbangi energi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman. Jika ada yang masuk, sebaiknya ada pula yang keluar, salah satu yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan energi adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Minimal setiap hari harus melakukan aktivitas fisik, jika tidak sempat berolahraga, maka lakukan aktivitas fisik lainnya yang bisa memfungsikan tubuh untuk bergerak dan berkeringat. Teman Sehat bisa memilih naik tangga, dibandingkan naik lift atau escalator.

Teman Sehat juga bisa memilih berjalan kaki dibandingkan naik kendaraan umum. Bahkan melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, mencuci baju, menyetrika, juga bisa dikatakan aktivitas fisik. Akibat dari kurangnya aktivitas fisik adalah terjadinya timbunan lemak. Apalagi jika Teman Sehat banyak makan dan menyemil.

Timbunan lemak ini akan mengakibatkan kegemukan atau obesitas, jika sudah obesitas, banyak penyakit yang masuk, seperti kolesterol, diabetes melitus, jantung koroner, dan penyakit-penyakit degeneratif lainnya. Oleh sebab itu, jangan lupa lakukan aktivitas fisik setiap hari ya!

 

  1. Makan Makanan Bergizi, Beragam, dan Berimbang

Makanan juga harus Teman Sehat perhatikan, haruslah bergizi, beragam, dan berimbang. Jangan asal makan, asal kenyang saja. Penuhi asupan gizi dengan makan makanan yang beraneka ragam dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sehari minimal 3x makan dengan 2x selingan atau makanan ringan.

Dalam sekali makan utama usahakan dalam piring terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah. Makanan sumber karbohidrat apa saja sih? Yang padat dan mengenyangkan, seperti nasi, kentang, umbi, singkong, jagung, sereal, outmeal, makanan-makanan berbahan dasar tepung seperti mie, bihun, macaroni, roti, dan lain-lain. Lalu makanan sumber protein hewani apa saja? Yang dari hewan dan olahannya, seperti ayam, ikan, daging sapi, bakso, sosis, nugget, seafood, dan lain sebaginya.

Jangan lupa dengan protein nabati, makanan sumber protein nabati adalah kacang-kacangan dan olahannya, seperti tahu, tempe, tofu, kacang tanah, kacang hijau, kacang mede, almond, dan lain sebagainya. Selanjutnya harus ada sayur dan buah, semakin banyak porsinya semakin baik untuk kesehatan. Makanlah sesuai dengan kebutuhan ya, Teman Sehat.

Jangan makan sesuai keinginan, apalagi keinginan mata, tidak akan ada habisnya! Porsi secukupnya saja. Ada hadist yang mengatakan bahwa makanlah sebelum lapar, dan berhentilah sebelum kenyang. Salah satu tips untuk menekan rasa ingin makan terus, sebelum memulai makan makanan utama, biasakan minum satu gelas air putih. Setelah makanan habis, minum lagi minimal satu gelas air putih.

Semata untuk merasakan bahwa perut benar-benar sudah kenyang dan cukup. Jangan lupa bahan makanan harus beragam, jangan itu-itu saja, agar terpenuhi semua kebutuhan gizi Teman Sehat. Ingat, you are what you eat loh, Teman Sehat. Jadi, bijaklah dalam mengkonsumsi, ya!

 

  1. Kurangi/Tidak Merokok

Teman Sehat pernah lihat kemasan rokok dong? Ada gambar dan keterangan kalau merokok dapat menyebabkan apa saja? Nah, perusahaan rokok saja sudah mengingatkan bahwa bahaya rokok itu banyak sekali. Jika dilihat-lihat lebih banyak mudaratnya, dibandingkan keuntungannya. Bahkan mudaratnya bukan hanya untuk diri sendiri, juga orang sekitar. Orang sekitar akan merasa terganggu dan dipaksa mau tidak mau untuk menjadi perokok pasif.

Mencelakakannya bukan hanya mencelakakan diri sendiri saja, namun juga orang lain. Bagaimana cara untuk lepas dari rokok? Kurangi frekuensinya, jika biasanya satu hari bisa habis satu bungkus, perlahan kurangi, cari pengalih hasrat ingin merokok, bisa dengan permen, atau camilan.

Saat ini sudah dikenal pula terapi rokok, jadi ada semacam terapi kesehatan untuk para perokok agar berkurang bahkan tidak mau sama sekali untuk merokok lagi. Syaratnya satu saja, niat.

 

  1. Memeriksakan Kesehatan Secara Rutin

Ini penting nih, Teman Sehat. Pernah dengar tidak istilah penyakit degeneratif? Penyakit degeneratif ini biasanya tidak menular, disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, dan bahayanya menyebabkan kerusakan jaringan atau organ tubuh.

Penyakit degeneratif ini banyak sekali macamnya, seperti kanker, diabetes melitus, penyakit jantung, osteoporosis, kolesterol tinggi, dan masih banyak lagi. Penyakit degeneratif ini tidak melihat usia atau jenis kelamin loh, Teman Sehat! Deteksi dini adalah salah satu yang bisa mengurangi risiko datangnya penyakit degeneratif.

Deteksi dini bisa dilakukan dengan cara memeriksakan kesehatan secara rutin. Periksa tinggi badan, berat badan, tekanan darah, kalau bisa cek darah di laboraturium untuk melihat kondisi tubuh, sehingga bisa dilakukan intervensi atau perbaikan sebelum terlambat. Ingat, seperti penuturan di awal tadi; mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

  1. Jaga Kebersihan

Banyak penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri. Untuk mengurangi kemungkinan terjangkitnya penyakit karena kuman dan bakteri, maka dari itu menjaga kebersihan sangatlah penting.

Tidak hanya menjaga kebersihan tubuh saja ya, Teman Sehat, tetapi juga kebersihan lingkungan. Lingkungan pun bukan hanya sekitar rumah, tetapi juga tempat bekerja, sekolah, dan tempat-tempat lain yang dikunjungi.

 

  1. Minum Air Putih yang Cukup

Anjuran dari kementrian kesehatan minimal sehari minum air putih sekitar 2 liter atau setara dengan 8 gelas. Jangan sampai kurang ya, Teman Sehat. Jika tidak terlalu suka air putih saja, Teman Sehat bisa tambahkan potongan buah, jadi deh infused water. Cairan masuk, vitamin dari buah pun masuk. Buahnya sekalian dimakan juga, Teman Sehat, agar semakin sehat. Kalau di antara Teman Sehat ada yang sering lupa minum air putih, biasakan untuk menyimpan minum dimanapun, seperti kalau Teman Sehat ingin makan, jangan hanya makanan saja yang disiapkan tetapi minumnya juga, jika Teman Sehat bekerja sediakan minuman di atas meja atau selalu bawa di minuman di tas Teman Sehat.

Jadi selalu ingat untuk minum. Lalu ulangi terus menerus kalau bisa susun jadwal dan target, misalnya bangun tidur harus minum 1 gelas, sebelum dan sesudah makan masing-masing 1 gelas, sebelum tidur 1 gelas. Bahayanya kurang minum apa sih? Ternyata, jika kurang konsumsi air putih bisa menyebabkan dehdrasi bahkan gangguan ginjal loh, Teman Sehat! Tidak mau kan? Yuk, yang sudah cukup minum air putihnya dipertahankan, yang masih kurang ditingkatkan ya!

 

  1. Kurangi Stres

Stres memang sulit sekali dikendalikan ya, Teman Sehat. Tetapi jangan lepas usaha ya. Nikmati rasa tertekan, selingi dengan menenangkan pikiran. Teman Sehat bisa berlibur, berlibur yang benar-benar liburan yang jauh dari pekerjaan dan tuntutan.

Teman Sehat juga bisa melakukan me time atau melakukan hal-hal yang Teman Sehat sukai dan membuat hati tentram. Mulailah berpikir positif mengenai hidup bahwa semuanya akan baik-baik saja, semua akan berlalu seiring waktu, sebesar apapun masalah Teman Sehat memiliki Tuhan yang lebih besar, jangan takut, dan menanam hal-hal positif lainnya.

Teman Sehat juga bisa mendekatkan diri dengan lingkungan pertemanan yang bisa menularkan hal-hal yang baik. Kuncinya adalah pandai-pandailah menyenangkan diri.

Teman Sehat sudah melakukan tips menerapkan pola hidup sehat yang mana saja nih? Sebenarnya masih banyak sih, seperti rutin mendonorkan darah seperti yang pernah Dokter Sehat bahas di websitenya. Teman Sehat bisa melihat artikel-artikel tengan pola hidup sehat dan berbagai hal mengenai kesehatan lainnya di Dokter Sehat.

Salam Sehat, Teman Sehat! Semoga artikel ini sedikit banyaknya bermanfaat! Sebarkan ke orang-orang terdekat

 

sumber foto: pasadenahealthcenter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top