Hal yang Harus Dipelajari Kampanye Politik dari Digital Marketing

Headline Pilkada political digital campaign4 Comments on Hal yang Harus Dipelajari Kampanye Politik dari Digital Marketing

Hal yang Harus Dipelajari Kampanye Politik dari Digital Marketing

Dengan semakin dekatnya pemilihan kepala daerah pada tahun 2018 serta disusul pemilihan legislatif pada 2019 masyarakat indonesia akan dibanjiri berbgai informasi, iklan dan serangkain kampanye tentnag para kandidat di berbagai saluran komunikasi. Waktu-waktu seperti ini adalah saat yang tepat bagi partai politik meningkatkan usaha mereka untuk menjangkau sebanyak mungkin orang dan konstituen. Sebenarnya hal ini bukan sesuatu yang asing, terpaan iklan diberbagai media diberbagai lokasi akan jadi makanan sehari-hari. Komunikasi dengan para konstituen tentu bukan hal yang asik dalam kontestasi politik, tapi saat zaman berubah makan cara berkomunikasi atau beriklan untuk menyampaikan pesan politik juga berubah.

Seperti sudah kita ketahui bersama hubungan dan kedekatan antara media mainstrem dengan para pemimpin politik begitu dekat. Hanya sangat sedikit media arus utama yang berjarak dengan kekuasan atau oposisi bahkan di yang sedikit itu tidak dapat menjamin setiap individu wartawan benar-benar independen. Efeknya masyarakat terbalah dengan label media X pro sebelah dan media Y anti pro. Media arus utama tidak lagi jadi rujukan, sehingga setiap orang mulai mencari informasi di media sosial. Media sosial dan web-web “tertentu” menjadi sumber informasi kuat yang menyingkirkan media besar dari percakapan.

Dengan semakin banyak orang memilih untuk tidak mencari informasi dari media mainstrem namun pada platform media sosial memunculkan tantangan tersndiri. Tantangan ini justru terletak pada politisi dan tim pemenangan mereka. Tantangan ini bisa jadi peluang dengan teknis dan cara yang tepat, karena kalau salah langkah justru berakibat fatal.

Mengapa hal ini harus dilakukan?

Dimasa lampau kampanye politik baik itu DPRD atau pemilihan kepala daerah hanya berfokus pada pemilih yang belum memutuskan pilihan. Jadi kampanye berupaya untuk mempengaruhi mereka yang memberikan suara. Ada dua tipe pemilih yang belum memutuskan, pertama mereka yang benar-benar apatis dan yang kedua adalah tipe yang peduli. Mereka yang peduli akan sesuatu lebih mudah dibujuk dan dipengaruhi oleh media, iklan, debat dan berbagai jenis kampanye. Ini adalah suar kaum mudah yang lebih mudah ditemukan dan ditargetkan secara online.

Jelas bahwa audiens online ini harus dicapai, tapi bagaimana? Di sinilah tim kampanye politik bisa belajar dari pemasar digital.

Maka jelaslah bahwa audience/pemilihmuda/pemilih pemula harus bisa digaet dan dikonversi jadi suara. Tapi bagaimana caranya ? di sinilah tim kampanye politik bisa belajar dari digital marketing.

 

Buat website yang Bagus

aziz ngashim digital politik
source: theme junkie

Situs web yang baik adalah standar minimal yang harus dimiliki. Website lebih dari sekedar rumah di dunia maya namun juga menjadi representasi utuh untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Website menjadi sumber utama informasi resmi dari data diri, visi misi, pemikiran, ide-ide politik dan berbagai macam kegiatan. Dengan memanfaatkan media sosial dan iklan akan menaikan pengunjung ke website.

website adalah rumah jangan main-main

Website juga bisa mengumpulkan semua informasi tentang orang yang tertarik. Data bisa yang diberikan secara langsung ataupun tidak langsung. Yang langsung seperti mereka yang subscribe email, no hape hingga dapat yang diperoleh dari trrafic analytic. Informasi dari analytic website dapan menjadi modal utama menarik orang lain yang mirip ataupun memperkuat basis dari data yang diperoleh. nalisis situs sangat penting dalam memperoleh informasi pemilih, membantu politisi berkomunikasi secara lebih efektif dan meningkatkan tingkat keberhasilan pesan utama yang menjangkau khalayak sasaran.

Inilah saat ketika tim kampanye harus mengeksplorasi potensi nyata dari analisis situs web, tidak hanya menemukan siapa yang mengunjungi situs web, namun lebih khusus lagi aspek konten mana yang lebih mereka minati dan informasi apa yang beresonansi dengan publik. Wawasan yang didapat akan membantu segmen lebih jauh dan mengidentifikasi audiens, target mikro dan pesan mikro, dan membantu keterlibatan sambil membangun komunitas.

 

Peluang besar di media sosial

aziz ngashim, social media politik
source: global-is-asian.nus.edu.sg

Setiap platform media sosial memiliki beragam keunggulan dengan pengelolaan yang berbeda pula. Sayangnya pada masa sekarang politisi tidak bisa memilih salah satu. Anda harus menggunakan semuanya. Minila ada 3 media sosial yang harus politisi kelola. Ada media yang fokus pada kecepatan, ada yang fokus pada gambar, ada yang fokus pada video. Kesemuanya saling melengkapi. Ini bukan lagi pada keputusan mana yang harus dijalankan, tapi tentang cara berkomunikasi yang efektif dengan basis konstituen dan calon konstituen.

media sosial sarana kampanye gratis dan tertarget

Sebuah penelitian mengungkapkan sebagaina anak muda tidak lagi tertarik dengan media utama seperti televisi nasional atau surat kabar. Sayangnya hampir sebagain besar dana politik masuk kesana, ini mengejutkan. Kekuatan utama digital marketing adalah melakukan penentuan demografi dan wilayah sesuai basis konstiuen. Dalam pemilihan legislatif atau pemilihan kepala daerah ini tentu sangat penting.

Kelebihan media sosial adalah bisa melihat sejauh apa setiap pesan politik yang disampaikan dapat diterima oleh publik. Setiap kampanye dapat diuji, dilacak dan dianalisis di ruang digital sebelum sipublikasikan secara besar-besaran. Kedekatan media sosial pada masyarakat akan memberi wawasan tentnag bagaiaman publik berekasi pada pesan politik yang disampaikan.

 

Mencoba Digital Advertising adalah investasi yang penting

iklan politik, iklan digital politik, kampanye calgeg
source: www.mekongnet.com.kh

Karena kemampuan utama untuk menjangkau sejumlah besar orang dengan konten kampanye, iklan online harus digunakan sebagai alat untuk menargetkan pemilih yang belum memutuskan. Kampanye poltik tidak semata-mata berdasarkan anggaran tapi bagaimana anggaran itu akan digunakan. Tampilan konten iklan dapat bertindak sebagai faktor penentu dalam menjangkau orang-orang tertentu karena target penargetannya yang terperinci. Informasi seperti demografi, jangkaun wilayah dan perilaku pengguna kemudian tersedia, membuat iklan ini jauh lebih unggul dalam hal jangkauan yang ditargetkan daripada iklan tradisional.

Dengan berinvestasi dalam iklan online, kampanye politik memiliki wawasan yang lebih besar mengenai efektivitas upaya periklanan online. Ini kemudian membantu dalam mengutak-atik dan memaksimalkan upaya kampanye politik secara online di masa depan.

Hingga hari ini belum ada aturan khusus tentang iklan kampanye politik secara secara online. Aturan-aturan perundang-undangan dan peraturan KPU masih membatasi iklan di ruang publik dan media manstrem seperti televisi dan surat kabar. Selain itu kampanye ini lepas dari batas ruang dan waktu, artinya kontrol pada iklan terletak pada tim kampanye bukan pihak ketiga. Ini jauh lebih mudah untuk menganalisis sekaligus mengendalikan iklan.

Kampanye secara online dihitung berdasar data real time yang terus divalidasi

Semua iklan kampanye politik online dibuat berdasrkan data rapih dimana tim kampanye dan politisi (caleg atau cabup) dapat mengetahui setiap keping rupiah yang diinvestasikan lari kemana. Tidak ada lagi tipu-tipu media mainstrem pada setiap uang yang dibelanjakan. Hal yang utama adalah biaya yang digunakan jauh lebih kecil dengan hasil yang jauh lebih besar dan terukur.

Pemasaran digital sekarang telah mengambil peran lebih besar dalam bagaimana tim kampanye berkomunikasi dengan pemilih masa depan. Ini bukan untuk mengatakan bahwa penyalinan door-to-door atau periklanan tradisional tidak berguna. Upaya online hanyalah tambahan terhadap formula komunikasi yang digunakan oleh tim kampanye. Masih berfikir hanya kampanye konvensional saja ?

mau ngobrol lebih jauh kampanye politik di dunia online, tinggalkan komen dibawah 😀

4 thoughts on “Hal yang Harus Dipelajari Kampanye Politik dari Digital Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top