Muda Bermakna, Menua dengan Bahagia

Headline Sponsord1 Comment on Muda Bermakna, Menua dengan Bahagia

Muda Bermakna, Menua dengan Bahagia

Forty is the old age of youth; fifty the youth of old age ujar Victor Hugo, sastrawan cum aktivis terbesar di prancis pada tahun 1800an. Menurut penulis novel Les Misérables ini usia 40 ujung usia muda, yang artinya adalah garis demarkasi dimana pencapaian-pencapaian hidup harus sudah tercapai. Setelahnya diusia menuju 50 tinggal menikmati masa tua dengan menikmati apa yang telah diperjuangkan puluhan tahun sebelumnya.

Sebagai anak muda di usia 20an tentu saya ingin -mengutip victor hugo- menikmati usia 50 sebagai “anak muda” di usia tua. Untukitulah banyak mimpi dan pencapaian yang harus saya gapai sebelum usia 40an.

Kebahagiaan terbesar yang ingin saya capai sebelum usia 40 adalah terlibat aktif pada pelayanan dan pengabdian pada tempat-tempat perawatan panti jompo maupun anak-anak kurang beruntung. Setahap demi setahap sudah saya jalani, baik sebagai relawan anak jalanan, sanggar hingga anak-anak dengan kanker. Bagi saya terlibat dalam kegiatan sosial selalu memberi warna dan kehidupan. Berbagi senyuman dan kebahagiaan adalah cara terbaik mendapatkan kehidupan yang menyenangkan.

Banyak orang sudah terlibat dalam penangan dan perawatan anak-anak terlantar dan yatim piatu, namun masih sedikit lembaga yang konsen pada penangan dan perawatan para orang tua yang terlantar. Padahal masih banyak disekitar kita dan sering pula kita dengar mereka yang berusia lanjut tinggal sendiri, terlantar, bahakan masih membanting tulang dijalanan. Karena itulah sebelum usia 40 saya bermimpi bisa memiliki lembaga khusus menangani mereka yang sudah lanjut usia.

Selain kehidupan sosial, dalam kehidupan pribadi Impian saya sebelum usia 40 sudah cukup mampu baik secara finansial dan mental untuk terlibat dalam sebuah yayasan yang mengelola panti jompo. Terlibat dengan mereka membuat kesadaran untuk hidup bersyukur semakin tinggi, selain itu menghabiskan usia setelah 40 untuk berbagi dan berbakti adalah kebahagiaan yang luar biasa. Dalam pandangan saya terlantarnya saudara-saudara kita yang sudah berusia lanjut karea dua faktor, pertama eksternal seperti keluarga dan lingkungan serta yang kedua faktor internal. Faktor internal ini juga bisa beragam, tapi satu hal yang penting adalah tidak mempersiapkan diri menghadapi hari tua.

Sebelum usia 40 saya juga ingin adanya perlindungan untuk keluarga dengan asuransi. salah satu hal mempersiapkan hari tua bisa dengan asuransi jiwa sebagai proteksi diri dan keluarga serta investasi untuk jaminan dimasa depan. Manfaat asuransi tidak hanya berguna bagi diri sendiri tapi juga bagi keluarga. Asuransi kini semakin beragam, bahkan ada asuransi yang menggabungkan proteksi dan investasi sehingga wajib bagi saya untuk memiliki proteksi sekaligus investasi bagi saya saat masa senja datang menyapa.

Seperti saya ungkapkan tadi, dua hal penting yang harus disiapkan sebelum usia 40 adalah asuransi dan investasi. Untungnya ada asuransi yang sekaligus bisa untuk investasi, yaitu asuransi unit link. Dengan unit link maka kita akan memperoleh proteksi dan investasi sekaligus, tidak perlu repot karena semua sudah dalam satu paket.

Syahdan, pada akhirnya impian menjalani hidup adalah mencapai kebahagiaan dan ketenangan. Kebahagiaan sebagai individu, kebahagiaan dalam keluarga, kebahagiaan dalam bermasyarakat dan penting untuk kebahagian dimasa tua asuransi adalah investasi terbaik. Dengan adanya asuransi kehidupan akan dijalani dengan lebih tenang. Maka bagi saya penting untuk “muda bermakna, menua dengan bahagia”.

One thought on “Muda Bermakna, Menua dengan Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top