Khadijah Istri Rosullulah

Saat Viralnya Lagu Aisyah Istri Rosullulah, saya justru teringat akan Khadijah RA.

sejarah Rasul dengan Khadijah bukan sejarah romantisme cinta seperti kisah dengan Aisyah.

kisah Khadijah adalah cinta penuh perjuangan dan pengorbanan tak kenal batas demi tegaknya agama islam.

Khadijah wanita bangsawan sang saudagar kaya raya itu melepaskan harta dan segala kemuliaan dunia demi perjuangan nabi dan meninggal dunia saat kelaparan serta dengan kain yang penuh tambalan kulit kayu tanpa menyisakan kain kafan yang pantas.

begitu besar kehilangan Rosul atas Khadijah “hingga” untuk menghiburnya Allah memberi hadiah perjalanan Isra Mi’raj. Mengenang khadijah adalah menyelami bagaimana islam tumbuh dalam pertentangan yang keras, pengucilan, pengusiran bahkan perjuangan yang sangat berat.

Khadijah tak sempat melihat bagaimana islam yang dia perjuangkan dengan mengorbankan semua hartanya tumbuh dan menguasai makkah dan madinah.

sebagai istri dialah perempuan pertama, manusia pertama yang masuk islam, perempuan yang menyelimuti Rosul saat mengigil dari gua hira. perempuan tangguh yang percaya pada kenabian suaminya saat seluruh dunia menggapnya orang gila dan penyamun.

Dari rahimnya, Fatimah, Zainab, Ruqayah, dan Umi Kultzum lahir, melanjutkan garis dzuriyah nabi hingga para ahlul bait sekarang.

Hingga Rosul wafat, beliau menempatkan Khadijah ditempat terhormat, Aisyah tidak dapat menggantikan posisi Khadijah di dalam hati Rosul.

Bahkan setelah Khadijah meninggal Rosul masih sering menyebut-nyebut namanya, hingga Aisyah berkata “”Apa yang dapat kau lakukan dengan wanita keriput ompong itu? Padahal Allah SWT telah memberi ganti untukmu dengan yang lebih baik darinya.” Beliau menjawab: “Demi Allah. Allah SWT tidak menggantinya untukku?”

Nabi Muhammad menyebut keistimewaan terpenting Khadijah dalam salah satu sabdanya, “Di saat semua orang mengusir dan menjauhiku, ia beriman kepadaku. Ketika semua orang mendustakan aku, ia meyakini kejujuranku. Sewaktu semua orang menyisihkanku, ia menyerahkan seluruh harta kekayaannya kepadaku.”

Saat semua orang menyanyikan lagu Aisyah Istri Rosullulah, saya hanya ingin mengetuk ingatan tentang seorang wanita tangguh tempat nabi bersandar saat peluh. Untuk Ummul Mukminin Khadijah Al Qubra binti Khuwailid.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.